Kasus Tipikor Inspektorat Kabupaten Mitra telah dip21kan.

Amurang, Swarasuluttv-Gonjang ganjing soal Kasus Korupsi yang bertajuk Pembayaran Kegiatan Fiktif di Inspektorat Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra, red) pada tahun 2015 silam itumakin diseriusi pihak Polres Minahasa Selatan. Buktinya Rabu (21/08/2019) tadi siang dalam Konferensi pers yang digelar pihak Reskrim, telah memP21-kan kasus dugaan Korupsi yang melibatkan pihak Inspektorat Mitra tersebut.

Kasus Tipikor Inspektorat Kabupaten Mitra telah dip21kan.

Kapolres Minsel AKBP.FX.Winardi Prabowo SIK didampingi Wakapolres Komisaris Polisi (Kompol) Achmad Sutrisno, SE, Kasat Reskrim AKP. Rio Gumara SIK, hadir juga Kajari Minsel I Wayan Eka Miartha SH,MH, dihadapan puluhan Wartawan Biro Minsel,

“Penyerahan tahap ke dua tentang penyimpangan penggunaan dana yang dilakukan oleh inspektorat Kabupaten Minahasa Tenggara yang dilakukan oleh 4 orang dimana dengan modus dengan membayarkan pembayaran dengan kegiatan fiktif. Penyidikan ini sudah kita lakukan penyelidikan sejak tahun 2015 dan hari ini sudah P21 dan akan kita serahkan di tahap ke dua dan para tersangka sudah kita kirim ke Lembaga Permasyarakatan di Manado, para tersangka sendiri JSK berperan sebagai TPK beliau yang memerintahkan pembayaran fiktif untuk kegiatan- kegiatan yang tidak dilakukan, kemudian dibantu oleh bendahara pengeluaran yang membuat pertanggungjawaban SP2D, sehingga terjadi perintah pembayaran terhadap sejumlah uang, untuk pertanggung jawaban dibantu oleh tsk OW dan OM,.ā€¯ungkap Winardi.

Lanjut dia, untuk kerugian negaranya, Rp 873 000 000, dari total anggaran 1, 1/2 Milyar rupiah tahun 2013. “Karena berkasnya sudah selesai, maka kami serahkan kepada Kejari untuk diproses lanjut,” kuncinya.
Dengan demikian anak buahnya / ASNnya Bupati Mitra James Sumendap resmi ditahan Polisi.(Dolvie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here