Ckckck proyek abal2

Tatapaan, Swarasuluttv-Proyek Sepitank yang dibangun di Desa Popareng Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), bernilai ratusan juta yang dikerjakan tahun 2017 lalu tersebut, nampaknya mulai tercium aroma busuk.

Ckckck proyek abal2

Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu, dari mulut sepitank itu, keluar kotoran manusia, yang tentu saja berbau busuk, sempat mengganggu masyarakat disekitar sepitank.

Tanki Penampung kotoran manusia, yang dibangun 2017 silam di desa Popareng Kecamatan Tatapaan

Julius Kapoh Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM, red) Berkat, mengatakan bahwa kerusakan sepitank ini sudah diperbaiki. ” Ini nyanda rusak, cuma ta prop (tersumbat) dengan plastik-plastik shampo dll. Terpaksa musti lolo dengan tangan,” ujar Kapoh.

Disentil soal SKPD yang bertanggung jawab Kapoh mengatakan bahwa proyek ini, milik dari Dinas PU Bidang Persampahan, di tahun 2017.
“Memang Proyek ini diberikan kepada kami untuk mengerjakannya, tapi untuk sepitank dan ledeng memang disiapkan oleh pihak PU, dorang so kerja sama dengan Perusahaan. harga Sepy tank yang terbuat dari viber ini, Rp 168 000 000, sementara ledeng/pipa kuning dihargai Rp 395 000.,” ujar dia.
Selain itu, kata dia proyek ini tidak dilengkapi dengan gambar. ” Kita sudah berpengalaman dalam kegiatan seperti ini. Tapi baru kali ini, proses pengerjaannya hanya di tunjuk-tunjuk. Pokoknya dorang datang bilang beking ini, beking itu,”kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas PU Ventje Karauan saat di wawancarai wartawan media ini, mengatakan dirinya tidak tahu soal proyek ini. ” Saya dilantik sebagai Kadis PU bulan Januari 2019, tapi saya selaku Kadis merasa bertanggung jawab, saya akan cek,” ujar dia.
Disisi lain mantan Kabid persampahan Dinas PU, Tory Joseph SH beberapa waktu lalu, membenarkan tentang proyek itu. ” Memang proyek ini di Bidang saya. Tapi karena saya buka orang teknis, maka saya serahkan kepada Bidang Cipta Karya, saat itu ibu Olvi Rembet,” ujar dia singkat.
Seperti diketahui Proyek ratusan juta tersebut, dibangun di Kelurahan Ranoiapo, Kelurahan Buyungon, Desa Porapeng, Desa Poigar 1. (dolvie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here