Kawasan Zero Point Minut, Tumplek Pedagang Liar

  • Whatsapp
banner 468x60
Minut,swarasulut.com –  Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Minahasa Utara (Minut), kembali memberikan surat pernyataan ke dua atau peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) untuk segera pindah atau tidak berjualan di Lokasi Zero Point, Rabu (18/4) kemarin. Hal ini dikatakan Kebid Penegakan Perundang-undangan dan SDM Rocky Tankulung.
“Setelah kami berikan pemberitahuan yang pertama selama 15 hari, kami memberikan surat pemberitahuan ke dua. Dengan cara kami melakukan pendekatan persuasif tidak dengan sifat emosional dari hati ke hati dan masyarakat menyetujui pemberitahuan yang kami berikan,” kata Tangkulung.
Lanjutnya, berdasarkan peraturan yang ada, setiap pedagang di berikan kesepatan sepenuhnya dari pemerintah. Namun harus mengikuti aturan tata kota atau tata ruang di Kabupaten Minahasa Utara yakni mendirikan bangunan di belakang drainase.”Seluruh wilayah yang masih di lingkup kabupatrn minut kami akan menertibkan,” tegasnya.
Disinggung jika PKL tidak mengindahkan surat pemberitahuan ke dua, Tangkulung mengatakan akan menindak tegas.”Kami akan melayangkan surat ke tiga. Dan jika tidak diindahkan oleh PKL, kami akan segera menindak tegas dengan mengangkat jualan-jualan yang ada,” imbuhnya.
Kios seperti ini, akan ditertibkan Sat Pol PP di Lokasi Zero Point.
Tambahnya, total PKL yang berjualan di Lokasi Zero Point sebanyak 54 dan semuanya sudah didata.”Diharapkan dengan surat teguran yang diberikan PKL segera mengindahkan dan berjualan di belakang drainase yang ada,” pungkasnya.(innor)
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *