FDW-PYR, yang didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Minsel, saat berkunjung ke Rudis Bupati Minsel.
Amurang, Swarasuluttv-informasi soal merapatnya dua Fraksi besar (Golkar-Demokrat) di Dewan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Kubu Franky Donny Wongkar SH-Pdt Petra Yani Rembang Mth (FDW-PYR), mengindikasi bahwa Pemerintahan FDW-PYR Bakal Powerful.
Hal ini nampak pada sesi peninjauan Rumah Dinas (Rudis) Bupati Minahasa Selatan di bilangan Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur, Selasa (23/02/2021) kemarin.
FDW-PYR, yang didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Minsel, saat berkunjung ke Rudis Bupati Minsel.
“Jika ditanya soal politik, dalam pemerintahan FDW-PYR ini, agak mirip dengan Pemerintahan Presiden Joko Widodo, saat merangkul Prabowo Subianto Rival terberat dalam Pilpres. Cuma ini sedikit berbeda, dimana strategi FDW-PYR merangkul lawan Politik Parpol. Jika sudah tercover di Dewan, apalagi yang kurang. Nah, kepentingan politiknya dalam realisasi programnya dipastikan mulus. Bayangkan jumlah kursi PDIP 10, Golkar 10 dan Demokrat 3, ditotal jumlahnya 23. Sementara jumlah kursi di DPRD 30, maka lengkaplah sudah,” ujar Julian Porawow pengamat politik Minsel saat dimintai tanggapannya baru baru ini.
Akan tetapi dirinya yakin, walaupun demikian bukan berarti para legislator yang merger dengan FDW-PYR untuk tidak mengkritik. ” Hal ini menurut saya terus dijaga, agar supaya kepercayaan publik Minsel, terhadap lembaga DPRD tersebut, tetap. Karena jika sebaliknya, maka elektabilitas masing-masing Parpol dipastikan menurun,” kuncinya.
Senada dengan itu, Don Rampisela berpendapat bahwa Pemerintahan FDW-PYR dipastikan bakal Powerful (kekuatan penuh), dalam melayani masyarakat. ” Karena tidak ada lagi Parpol yang menjadi batu sandungan. Semua mendukung. Cuma saya menyarankan agar program yang dibuat, agar benar-benar memenuhi harapan masyarakat Minsel, ” jelasnya singkat.(dolvie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here