Pasangan FDW-PYR siap-siap dilantik jadi Kepala Daerah Minsel periode 2021-2024.
Amurang,  Swarasuluttv-Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH Dan Pdt Petra Rembang Mth,  Dinilai Pasangan paripurna (sempurna), bagaimana tidak dari sisi keilmuan pasangan ini dinilai mumpuni,  dari sisi moralitas apalagi.
Julian Porawow, warga Amurang saat dimintai tanggapannya, mengatakan bahwa mengapa pasangan ini menang dalam Pemilukada Minsel lalu, jawabannya simple yakni keduanya memiliki sifat Humble (rendah hati), dan suka bertutur  sapa dengan masyarakat. ” Paling fantastis lagi, dari sisi religi dua-duanya memiliki jabatan Pelayanan. Satu Penatua dan satunya lagi berstatus Pendeta. Kalu dinilai dari sisi moral kedua pasangan ini hebat, dan luar biasa. Standar berfikir kedua calon pemimpin  Minahasa Selatan ini, saya yakin pasti bermuara kepada kesejahteraan masyarakat. Artinya tidak ada yang kelaparan, pelayanan kasih yang selama ini ditunjukkan di Gereja, pasti juga akan diejawantahkan di Pemerintahan, saya yakin itu,” ujarnya.
Disentil soal program, menurutnya dipastikan pembangunan infrastruktur pasti baik. ” Karena kalau tidak diprogramkan secara baik, pasti akan menjadi embrio perpecahan. Jadi menurut saya hal ini harus dihindari,” ujarnya.
Senada dengan itu, kata Fary Watung warga Amurang Timur, kapasitas FDW sebagai petahana (Wakil Bupati) dinilai sangat berpengalaman dalam pengawasan program pemerintah.” Dipastikan beliau sangat mengetahui persis mana program yang menyentuh masyarakat, dan mana program yang tidak penting. Dan beliau juga mampu memilah mana yang untuk masyarakat dan mana yang untuk kepentingan politiknya. Kemudian Calon Wakil Bupati Pdt Petra Rembang,Mth (PYR), dengan kapasitas salah satu Wakil Ketua di Sinode GMIM,  saya nilai sangat mumpuni mendampingi FDW di periode 2021-2024 kedepan,” katanya.
Disinggung soal prediksi pasangan ini, bakal langgeng? Kata dia, Biasanya pasangan kepala Daerah yang bentrok  di akhir masa jabatan, lantaran dipicu oleh kepentingan politiknya masing-masing. ” Dan kalau pasangan FDW-PYR, saya pastikan akan langgeng hingga akhir masa jabatannya. Karena pak PYR bukanlah orang yang berasal dari partai politik. Jadi kemungkinan besar tidak ada kepentingan politik kedepannya. Hal ini akan berbeda jika pak PYR dipercayakan menjadi ketua DPC partai politik, pasti akan lain,” kuncinya.
Keduanya berharap, pasangan ini akan berkaca dengan pasangan OD-SK, langgeng terus hingga periode kedua. (Dolvie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here