Lari jo.. pasti nanti jadi bagini.
Lari jo.. pasti nanti jadi bagini.

Ternate, Swarasuluttv- Aneh tapi nyata10 orang Jemaah tabligh di Provinsi Maluku Utara yang sementara dikarantina, lantaran diduga terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) malah kabur (Kalaper). 10 suspect C19 ini, yang juga pendakwah ini seperti diketahui sementara ditangani Gugus Tugas Provinsi Malut. Diduga lantaran tidak betah dikarantina dan hasil tesnya masih negatif.

Karo Humas Provinsi Malut, Muliadi Totopoho, bahwa penyebab kaburnya 10 pasien yang nekat meninggalkan tempat karantina, ternyata mereka benar-benar tidak betah selama proses karantina.

“Merasa tidak betah karena berada di kamar terus” Kata Karo Humas dalam pesan WhatsApp, Kamis (14/05/2020).

Bahkan di dalam video yang beredar larinya pasien-pasien Jemaah tersebut, salah satu di antara mereka ada yang berteriak lantang, kalau di tahan begitu lama keluarganya di kasih makan apa.

“Torang (Kami) ini bukan tahanan, torang (Kami) ada keluarga. Torang (Kami) negatif, Ngoni (Kalian) tahan torang atas dasar apa” Ungkap salah satu pasien dengan nada kesal.

Walaupun Tim Gugus Tugas berhasil mengarahkan dengan menggunakan APD lengkap dan berhasil membawa mereka kembali ketempat semula, namun keterangan terkait berapa pasien yang positif Covid-19 dan PDP, hingga berita ini di tayang kan, belum ada keterangan yang di disampaikan oleh Karo Humas maupun Juru Bicara Covid-19 dr. Alvia Assagaf(TM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here